Postingan

you

    "Sayang, aku mau kita putus". Pesan singkat yang ku terima tiga tahun yang lalu serta rasa sakit, menyiksa, marah, serta kecewa  juga masih ku ingat dengan jelas.  Aku masih ingat ketika aku menangis sejadi-jadinya ketika membaca pesan itu. Hatiku hancur, rasa sesak di dada yang tak tertahankan. Ternyata benar kata orang, "Lebih baik kita bertengkar hebat lalu kembali bersama, daripada saling berdiam diri lalu putus. Ku pikir tiga tahun cukup untuk bisa melupakan dia, ternyata aku salah. Sudah tiga tahun berlalu, tapi aku masih merindukannya.     Kami pacaran empat tahun. Aku bertemu dengannya ketika aku masuk perguruan tinggi. Dia kakak seniorku, sekaligus teman kakakku. Ketika aku masuk, dia senior semester 5.